NARASIDIKSI.COM, MALINAU – Kurang lebih satu bulan, Anton Satriadi menjabat sebagai Kapolres Malinau.
Baru saja, Anton Satriadi menyelesaikan tugas menyambut kedatangan Kapolda Kaltara barum Irjen Pol Agus Wijayanto SH SIK MH dalam melaksanakan kunjungan kerja perdananya di Malinau.
Namun diam-diam, ada sisi menarik dari Kapolres Malinau baru ini.
Pria kelahiran 43 tahun lalu ini ternyata sedikit menutupi jenjang studi akademiknya saat berbincang dengan awak NarasiDiksi.com.

Rupa-rupanya, selain di usianya yang cukup muda menjabat sebagai Kapolres, pria kelahiran Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat ini juga memiliki gelar akademik yang panjang dan mentereng.
Apabila ditulis lengkap, maka nama beserta gelar Kapolres Malinau ini, AKBP Dr M Anton Satriadi SH SIK MH.
Saat ditanyakan soal pendidikan yang ditempuh, putra asli Kalimantan ini sedikit menunjukan keengganan untuk mengungkap.
Bahkan, memperlihatkan sedikit malu-malu untuk menyampaikannya.
Akan tetapi, sedikit demi sedikit, Anton mengungkap jati dirinya.
“Saya sejak SD sampai menyelesaikan SMA di Kota Singkawang. Kemudian, saya menempuh pendidikan S1 di Universitas Bhayangkara Raya Jakarta, tahun 2013 lalu,” ungkapnya.
“Kemudian, di tahun 2018 saya menempuh kuliah untuk mengambil gelar magister di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat,” lanjutnya.
Tak puas dengan gelar akademik yang dicapainya, Anton kembali menempuh jenjang doktor di Universitas Tanjungpura tahun 2025 lalu.
“Jadi berbeda dengan gelar berlatarbelakang hukum yang saya miliki. Di jenjang S3, saya mengambil doktor bidang manajemen,” ungkapnya.
Ditanya mengapa tidak linier dengan gelar hukum yang diraih sebelumnya, Anton menegaskan, agar ilmu pengetahuan yang didapatnya beragam.

“Jadi biar menyebar pengetahuannya, Mas,” ujarnya sembari tersenyum.
Dari itu semua, putra Suku Dayak Kalimantan Barat ini menyatakan niatnya untuk mendedikasikan seluruh ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk kemajuan institusi tempat ia mengabdi.
Lebih umum lagi, sebagai seorang polisi, Anton menyatakan, ia ingin mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara.
“Semoga apa yang telah saya raih ini bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara,” tutupnya.
(*)
Penulis : M Purnomo Susanto






