Kuota Penerimaan Polisi di Kaltara Menurun, Kapolda Bakal Bersurat ke Mabes Polri dan Terapkan Strategi ini

nara
- Sabtu, 22 Agustus 2026
BERI PERNYATAAN - Kapolda Kaltara, Irjen Pol Agus Wijayanto SH SIK MH didampingi Kapolres Malinau, AKBP Dr M Anton Satriadi SH SIK MH saat menyampaikan keterangan pers. (NARASIDIKSI.COM)
BERI PERNYATAAN - Kapolda Kaltara, Irjen Pol Agus Wijayanto SH SIK MH didampingi Kapolres Malinau, AKBP Dr M Anton Satriadi SH SIK MH saat menyampaikan keterangan pers. (NARASIDIKSI.COM)
Bagikan:

NARASIDIKSI.COM, MALINAU – Beberapa tahun belakangan ini, perimaan anggota Polri di Kaltara terus mengalami penurunan.

Atas kondisi tersebut, Kapolda Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto SH SIK MH mengungkapkan, adanya penurunan kuota anggota Polri di Kaltara, di tahun 2026 ini, yakni hanya sebanyak 60 orang.

Bila dilihat dari perkembangannya, sejak diresmikannya Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kabupaten Malinau, penerimaan anggota Polri se-Kaltara terus mengalami penurunan.

Yang awalnya penerimaannya berjumlah ratusan personel, kini hanya puluhan.

Bahkan, berkaca dari rekrutmen anggota Polri di Malinau, di awal-awal diaktifkannya SPN Polda Kaltara di Malinau, puluhan putra/i asal Malinau berhasil lolos menjadi anggita Polri.

Namun, berjalan waktu hingga sekarang, putra/i asal Malinau yang diterima menjadi anggota Polri bisa dihitung jari.

Menyikapi kondisi ini, Irjen Pol Agus Wijayanto menyatakan, akan menempuh beberapa strategi dalam meningkatkan kuota penerimaan anggota Polri di Kaltara.

“Ya benar, sekarang kuotanya mengalami penurunan. Tahun ini hanya 60-an orang saja,” ujarnya saat diwaancara awak NarasiDiksi.com, pada Jumat (21/8/2026).

“Alasan penurunan kuota penerimaan anggota Polri ini, karena menyesuaikan kemampuan keuangan negara,” lanjutnya.

Akan tetapi, Alumni AKpol 1993 akan berupaya maksimal dalam menambah kuota penerimaan anggota Polri di Kalara.

“Saya akan bersurat ke Mabes Polri untuk meminta tambahan kuota Polri di Kaltara,” tuturnya.

Agus mengungkapkan, untuk saat ini polda yang dipimpinnya masih membutuhkan lebih banyak personil.

Diungkapkannya lagi, dari 100 persen anggota Polri yang dibutuhkan di Kaltara, baru 40 persen yang terpenuhi.

“Jadi, memang belum tercukupi 100 persen di Polda Kaltara. Dan untuk itu saya dan jajaran akan memperjuangkannya,” pungkasnya.

Selain itu, Agus menyampaikan, beberapa persiapan agar putra/i Kaltara bisa berkompetisi dengan baik saat mendaftar sebagai anggota Polri.

“Ini yang paling penting, agar anak-anak kita ini dipersiapkan dengan baik sebelum mendaftar, agar anak-anak kita siap,” katanya.

Menginstruksikan kepada seluruh Polres di Kaltara untuk melakukan pembinaan kepada calon pendaftar, menjadi perintah pertama dari, Agus

“Saya akan instruksikan kepada polres-polres di Kaltara untukmemberikan bimbingan belajar, dan pembinaan kepada calon pendaftar agar siap saat mendaftar nanti,” ujarnya.

“Bahkan, bisa turun ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi dan merekrut orang untuk mendaftar sebagai anggota Polri. Tentu dengan perisiapan matang saat mendaftar nanti,” tutupnya.

(*)

Penulis : M Purnomo Susanto