17 INORGA Sepakat, Lewi Mawa Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Malinau: Tingkatkan Pariwisata dengan Olahraga Masyarakat

nara
- Rabu, 14 Oktober 2026
AKLAMASI - Lewi W Mawa terpilih secara aklamasi di Muskab KORMI Malinau, pada Rabu (14/10/2026), pukul 08.00 WITA, di Ruang Laga Feratu. (NARASIDIKSI.COM)
AKLAMASI - Lewi W Mawa terpilih secara aklamasi di Muskab KORMI Malinau, pada Rabu (14/10/2026), pukul 08.00 WITA, di Ruang Laga Feratu. (NARASIDIKSI.COM)
Bagikan:

NARASIDIKSI.COM, MALINAU – Musyawarah Kabupaten (Muskab), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Malinau, pada Rabu (14/10/2026), pukul 08.00 WITA, di Ruang Laga Feratu melahirkan kepemimpinan baru bagi KORMI Malinau.

Kepemimpinan sebelumnya, KORMI Malinau dipimpin oleh Wempi W Mawa yang juga menjabat sebagai Bupati Malinau.

Kini, KORMI Malinau dipimpin oleh Lewi Mawa yang akan memimpin KORMI dari tahun terpilihnya, hingga 2030 mendatang.

Kepemimpinan ini tercipta dari kesepakatan secara mutlak, dari 17 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang dengan aklamasi memilik Lewi Mawa untuk memimpin KORMI Malinau hingga 2030 mendatang.

TEMUI INORGA - Ketua KORMI Malinau saat bertemu dengan seluruh INORGA di Malinau. (NARASIDIKSI.COM)
TEMUI INORGA – Ketua KORMI Malinau saat bertemu dengan seluruh INORGA di Malinau. (NARASIDIKSI.COM)

Sidang pleno Muskab KORMI Malinau dipimpin langsung Ketua Caretaker KORMI Malinau, Lilik Suryani didampingi anggota, Achmad Bahasyim langsung menetapkan Lewi Mawa sebagai Ketua KORMI Malinau.

Selepas pelaksanaan Muskab KORMI Malinau, Ketua KORMI Kaltara, Achmad Djufrie didampingi Sekretaris KORMI Kaltara, Suryanata AL Islami langsung mengukuhkan 84 orang pengurus KORMI Malinau.

Dalam menyampaikan sambutannya, Lewi Mawa menegaskan, olahraga tradisional memiliki cakupan yang sangat luas dan memiliki komunitas tersendiri.

Bahkan, banyak olahraga tradisional di Malinau, dikatakan Lewi, belum terorganisir dengan baik.

Sehingga, dikepemimpinannya saat ini, Lewi dan jajarannya di KORMI Malinau akan berupaya memperluas dan menghimpun komunitas olahraga tradisional melalui KORMI.

“Kalau kita melihat, di Malinau baru sebanyak 17 INORGA yang terhimpun. Sedangkan, di tingkat nasional ada 106 INORGA yang terdaftar. Artinya, potensi INORGA yang akan tergabung masih sangat besar,” ujarnya.

“Untuk itu, kami akan berupaya memperluas komunitas olahraga tradisional ini untuk semakin luas lagi di Malinau,” lanjutnya.

Lewi juga mengaitkan, antara olahraga tradisional dengan pariwisata di Malinau.

Lewi menilai, dengan sangat kayanya Malinau dengan budaya dan adat istiadatnya serta wisata alamnya memiliki potensi pariwisata yang cukup besar.

Dengan dikaitkannya olahraga tradisional dengan pariwisata, menurutnya, akan meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke Malinau.

“Untuk itu kita akan mengupayakan dengan baik pembinaan kepada komunitas. Diawali dengan seluruh INORGA yang ada di Malinau membinanya komunitasnya masing-masing, sembari kita memperluas olahraga tradisional di Malinau,” paparnya.

Tumbuh kembangnya olahraga di Malinau saat ini, dibeberkan Lewi sangat luas.

Bahkan, November 2026 ini Malinau akan menjadi tuan rumah Porprov Kaltara.

Berbagai venue olahraga diperbaiki dan dibangun, untuk menyambut perhelatan olahraga terbesar di Kaltara.

“Terlebih, dukungan Pemkab Malinau terhadap olahraga sangat besar. Terlihat, bagaimana berbagai venue di Malinau diperbaiki dan ditambah. Bahkan, dalam waktu dekat ini Malinau akan menjadi tuan rumah Porprov Kaltara, November nanti,” tuturnya.

“Dengan momentum ini, maka kita bisa menggunakannya untuk mengembangkan olahraga tradisional. Seperti selogan KORMI, yakni Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa, kita wujudkan pelestarian olahraga tradisional sesuai dengan slogan itu,” lanjutnya.

(*)

terkait