NARASIDIKSI.COM, TARAKAN – Perebutan kursi Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tarakan periode 2026-2030 diprediksi akan semakin memanas.
Hal tersebut terlihat dari munculnya salah satu tokoh Sulsel di Tarakan, yakni Yusuf Suardi yang dengan tegas menyatakan siap ikut bertarung dalam pemilihan Ketua Umum KKSS Kota Tarakan.
Lahir di Sidrap, dan kini mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Yusuf Suardi kini mengemban amanah sebagai sekertaris BKD Pemprov Kaltara.
Tak hanya sampai di situ, untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuannya, Yusuf Suardi kini sedang menempuh pendidikan S3 doktoralnya di Universitas Hasanuddin Makassar.
Yusuf Suardi mengungkapkan, niatnya untuk maju mencalonkan diri sebagai Ketua KKS Kota Tarakan didasari oleh semangat tulus pengabdian, serta keinginan menghadirkan energi baru dalam tubuh organisasi ini.
“Selain itu, niat saya maju sebagai Ketua KKSS Tarakan, saya ingin membawa KKSS semakin adaptif, progresif, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya Sulsel. tanpa mengenyampingkan prinsip dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” ujar representasi generasi muda Sulsel yang juga menjabat sebagai pembina IPSS.
Menurut Yusuf Suardi, KKSS bukan sekadar wadah silaturahmi penguyuban, melainkan ekosistem bagi perantau Sulawesi Selatan di tanah rantau.
“Diperantauan, kita dipersatukan oleh akar yang sama. KKSS harus menjadi ruang yang solid, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” katanya.
Yusuf Suardi menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas antarwarga, mendorong kolaborasi lintas generasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi anggota KKSS maupun masyarakat luas di Kota Tarakan.
Mengusung semangat filosofi Bugis, “Resopa temmangingngi namalomo naletei pammase Dewata” yang artinya hanya dengan kerja keras dan kesungguhanlah rahmat Tuhan akan diraih, Yusuf Suardi percaya bahwa organisasi akan maju jika seluruh elemen bergerak bersama dengan niat tulus dan tanggung jawab.
“Selain itu, nilai Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge menjadi landasan kepemimpinannya: saling memanusiakan, saling menghargai, dan saling mengingatkan dalam kebaikan,” paparnya.
Yusuf Suardi meyakini, dengan memegang teguh prinsip tersebut, KKSS Kota Tarakan akan semakin solid, bermartabat, dan mampu menjadi contoh organisasi paguyuban yang harmonis di tanah rantau.
“Dengan tekad dan visi yang jelas, saya optimistis dapat membawa KKSS Kota Tarakan menuju babak baru yang lebih dinamis, solid, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas bersama,” tutupnya.
(*)
Penulis : Redaksi NarasiDiksi.com







