Gandeng IPDN, Pemkab Tana Tidung Rumuskan Kebijakan Pendidikan Inklusif

nara
- Selasa, 21 Oktober 2025
Bagikan:

NARASIDIKSI.COM, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mengambil langkah strategis untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui Focus Group Discussion (FGD), pemerintah daerah merumuskan strategi pembangunan yang inklusif dan berdaya saing di Gedung Aula Serbaguna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Ibrahim Ali dengan menghadirkan narasumber ahli dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Forum ini dirancang untuk menyinkronkan gagasan antara akademisi dan praktisi pemerintahan dalam memperkuat kebijakan di bidang pendidikan.

Investasi SDM Sebagai Pondasi Kemajuan

Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa peningkatan kualitas manusia merupakan prioritas utama dalam misi pembangunan daerah. Menurutnya, SDM yang unggul adalah kunci agar Tana Tidung mampu bersaing dan mencapai kemajuan yang berkelanjutan di masa depan.

Dalam forum tersebut, dipaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih, sekaligus memetakan tantangan pendidikan yang masih harus dihadapi. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu melahirkan solusi konkret yang bisa diterapkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Kegiatan FGD ini sejalan dengan misi Kabupaten Tana Tidung dalam peningkatan kualitas SDM, yang merupakan pondasi bagi terwujudnya kemajuan daerah berkelanjutan,” ujar Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali.

Kolaborasi Menuju Daerah Berdaya Saing

Selain menghadirkan pakar dari IPDN, FGD ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, serta para Camat. Kehadiran seluruh elemen pimpinan ini bertujuan agar hasil rumusan strategis dapat segera diimplementasikan secara merata di seluruh lingkungan pemerintahan.

Bupati berharap forum ini menghasilkan rekomendasi kebijakan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan inovasi dan kolaborasi yang kuat, pemerintah optimis kualitas pendidikan di Bumi Upun Taka akan mengalami transformasi positif.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun daerah yang berdaya saing, adil, dan sejahtera melalui penguatan kebijakan pendidikan,” tutupnya. (Ftr/Adv/Diskominfo Tana Tidung)